Wednesday July 23, 2014
25
Dec
Category: indonesia news
Hits: 1021

JAKARTA (gemaislam) - Pengamanan dan pengawalan perayaan Natal dan tahun baru ditolak keras oleh Front Pembela Islam (FPI). Hal tersebut dikatakan oleh Ketua umum DPP FPI, Habib Rizieq Shihab dalam menyikapi beberapa Ormas yang ikut serta dalam pengamanan  dan pengawalan pada perayaan Natal dan tahun baru.

“Bahwa FPI menolak keras pelibatan umat Islam dalam perayaan Natal dan Tahun Baru dalam bentuk apa pun, termasuk PENGAMANAN dan PENGAWALAN, serta mengecam keras anjuran/ pemaksaan pemakaian ATRIBUT Natal kepada masyarakat/ pegawai muslim di instansi mana pun. Namun FPI tetap sepenuhnya mendukung Polri untuk menjaga keamanan dan ketertiban baik dalam suasana Natal dan Tahun Baru mau pun tidak,”kata Habib Rizieq, Seperti dilansir fpi.or.id.

Lebih lanjut, Habib Rizieq memperinci apa saja yang boleh dilakukan oleh seorang muslim terkait perayaan Natal ini:

1.    Hukum mengucapkan selamat Natal bagi pejabat muslim  adalah Haram.

2.    Polri  wajib menjaga keamanan seluruh wilayah dan semua tempat ibadah setiap saat, baik saat Natal mau pun    bukan.

3.    Negara wajib menjaga dan membantu semua tempat ibadah sesuai kebutuhan setiap saat, khususnya masjid  karena mayoritas penduduk negeri adalah muslim. (bms)



comments

Add comment

Berita Nasional

article thumbnail

JAKARTA (gemaislam) – Bantuan kaum muslimin Indonesia yang disalurkan melaui radio dan Tv Rodja telah disampaikan kepada warga Gaza. Pada Selasa (22/7/2014) perwakilan relawan radio dan tv Rodja di [ ... ]

More inindonesia news  
comments