Thursday April 24, 2014
23
Sep
Category: indonesia news
Hits: 324

Jakarta (Gemaislam)-Pemerintah Indonesia mendesak Arab Saudi untuk mempercepat proses pengurusan dokumen administrasi bagi WNI/TKI yang mengikuti Program Perbaikan Status ketenagakerjaan (PPSK) atau yang lebih dikenal dengan program amnesti.

"Kita segera melakukan pendekatan diplomasi kembali dengan pemerintah Arab Saudi mengenai perlunya percepatan dan peningkatkan kinerja pelayanan pihak imigrasi Arab Saudi agar pengurusan dokumen WNI/TKI dapat segera selesai," kata Menakertrans.

Seperti yang dirilis Antara, Muhaimin mengatakan penanganan permasalahan amnesti bagi WNI/TKI yang berada di Arab Saudi saat ini masih terkendala oleh pelayanan imigrasi Arab Saudi yang kurang cepat dibandingkan dengan jumlah TKI yang meminta amnesti.

"Pengurusan dokumen WNI/TKI telah dilakukan secara maksimal dan berjalan dengan baik sampai sekarang. Namun tak dapat dipungkiri kita menghadapi kendala saat pengurusan dokumen oleh pihak imigrasi Saudi," kata Muhaimin.

Pihak Arab Saudi hanya menyediakan satu hari untuk pengurusan berkas TKI asal Indonesia, yaitu hanya pada hari Kamis dan jumlah yang dilayani rata-rata dalam satu hari hanya 200 berkas.

Menurut data Penerima SPLP dan Legalisasi Perjanjian Kerja per tanggal 12 September 2013 tercatat Proses penerbitan (Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) sebanyak 85.115 orang, sedangkan TKI yang telah mengurus legalisasi Perjanjian Kerja untuk kembali bekerja sebanyak 5.360 PK dan Pelayanan Pemulangan Mandiri ke Tanah Air sebanyak 760 orang.(Fhd/Ant)

comments

Add comment

Berita Nasional

article thumbnail

JAKARTA (gemaislam) – Partai Gerindra membuat gebrakan luar biasa. Meski partai ini berhaluan nasionalis tetapi tidak menganut paham kebebasan yang kebablasan, sehingga orang-orang sekuler yang anti [ ... ]

More inindonesia news  
comments