Wednesday September 17, 2014
26
Apr
Category: indonesia news
Hits: 17485

JAKARTA (gemaislam) - Hari ini media ramai memberitakan wafatnya Ustadz Jeffry Al Buchori. Da’i kondang yang dikenal gaul ini menghembuskan nafas terakhir pada Jumat (26/4) pukul 02 dini hari akibat kecelakaan tunggal didaerah pondok Indah.

Selepas Shalat Jum’at,  jenazah Ustadz yang biasa ceramah di televisi ini dishalatkan oleh ribuan kaum muslimin dimasjid Istiqlal Jakarta.

Setelah wafatnya Ustadz Jeffry, beredar kabar dijejaring sosial bahwa beliau ketika melakukan ibadah Umroh senantiasa berkunjung ke beberapa asatidz Salafy yang sedang menuntut ilmu syar’i dikota Madinah untuk berdiskusi dan sering meminta agar jama’ah umrah yang beliau bawa untuk dibimbing oleh para da’i Salafy.

“Jeffry Al Bukhari setiap datangkan jama’ah Indonesia untuk Umrah, ketika sampai di madinah dia senantiasa meminta ustadz syafiq (Syafiq Basalamah, mahasiswa S3 Univ. Madinah –red) membimbing jama’ah umrahnya, dan ustadz syafiq senantiasa menashihati Jefri Al bukhari di madinah,” kata Ustadz Abu Nizar, seperti dikutip attaqwapik.com.

Bahkan, kata ustadz Abu Nizar, ustadz Jeffry  senantiasa memberikan hadiah untuk Ustadz Syafiq Basalamah. “Kami pernah tanya ke ustadz Syafiq tentang barang baru yang dimiliki beliau, beliau menjawab ‘ini hadiah dari Jeffry,’ ujarnya.

Dari kejadian tersebut, sebagian Salafiyyin menganggap ada indikasi bahwa Ustadz Jeffry telah mengenal manhaj Salaf. Hal ini dibuktikan akhir-akhir ini beliau jarang muncul di televisi dan keinginannya untuk kembali kepada agama Allah yang murni.

Opick, salah satu artis sekaligus sahabat Ustadz Jeffry, merasa aneh dan membeberkan keinginannya baru-baru ini. “Dia bilang akhir-akhir ini agak aneh, dia merasa dirinya sangat banyak dosa, kekurangan. Saya menangkap ada ruang tobat yang besar dipenghujung hidupnya. Ingin kembali kapada Allah dengan murni,” ungkapnya, seperti dilansir detik.com.

Selain itu, masih kata Opick, Ustadz Jeffry sebelumnya memang mengaku ingin berhenti berceramah. ““Kalau saya terus ceramah, terus siapa yang ceramahin saya? Ada kegelisahan dia. Saya menangkap ini hal luar biasa,” kata Opick.

Terlepas dari segala kekurangan yang ada padanya. Sebagai sesama muslim sudah sepatutnya mendoakan kebaikan baginya. Allahummaghfirlahu warhamhu wa ‘afiihi wa’fu ‘anhu. (bms)

 

comments

Comments   

 
+1 # gaharu hijau 2013-04-27 04:54
semoga kita bisa menegakkan Al-Qur'an dan As-sunnah secara murni.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
+1 # haris al-amri 2013-04-27 09:32
seorang muslim ketika dia meninggal dunia,bagaimana pun keadaanya masih lebih baik ketimbang matinya orang kafir (syaikh soleh al-maghomisy)

da'i islam UJE semoga allah mengampuni kesalahan-kesal ahanmu....
semoga allah merahmatimu....
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
+1 # Deni Rahman 2013-04-27 18:11
Assalamualaikum saudara semuslim & seperjuangan,ta npa brmaksud menyudutkan siapapun disini,namun Akhi Perdana Ahmad hanya mencoba menyampaikan bahwa Ustd.Jefry (alm) sedang berikhtiar dan berkonteplasi dengan segala kekurangannya sebagai manusia biasa,yg mana memang sudah menjadi sifatnya manusia sebagai tempatnya salah dan dosa...apapun perkataan apapun perkataan akhi akhmad jika memang menyinggung, kenapa kita harus menitikberatkan kepada kesalahan yang harus dicerca, memaafkan jauh lebih indah, jangan sampai iblis terbahak dan gembira melihat hal semacam ini terjadi dikalangan manusia yang sebenarnya bisa bersatu dan ditakuti oleh iblis tersebut.. saya secara pribadi memohon maaf apabila terdapat perkataan yang kurang berkenan. wallahu'alam..

Info Radio:
Radio Fajri (Fajar Imani): 99,3 FM
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
-1 # Gus Dur 2013-04-27 18:40
pretttt.... mbellllll
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
0 # Abu Muhammad 2013-04-28 11:22
Kata istri ana, adik Uje sudah ada yang pakai cadar ya?
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
0 # kemal 2013-05-04 01:13
Allahummaghfirl ahu warhamhu wa'afiihi wa'fu'anhu... ...... bagi org2 yg menghina SALAFY...Imam Asy-Syafii Rahimahullah berkata :
Berkatalah sekehendakmu untuk menghina kehormatanku
Toh, diamku dari orang hina adalah suatu jawaban
Bukanlah artinya aku tidak punya jawaban, tetapi
Tidak pantas bagi seekor singa meladeni anjing-anjing

(Diwan asy-Syafi’i hal. 44, tahqiq DR. Imil Badi’ Ya’qub)
Reply | Reply with quote | Quote
 

Add comment

Berita Nasional

article thumbnail

BEKASI (gemaislam) – Sebanyak 41 santri lulusan Pesantren Islam Al-Irsyad (PIA) Salatiga berhasil meneruskan jenjang pendidikan mereka ke Universitas Islam Madinah (UIM) pada tahun ini. // Tweet  [ ... ]

More inindonesia news  
comments