Friday August 29, 2014
26
Jun
Category: arab news
Hits: 5431

JEDDAH (gemaislam) – Keterlibatan kelompok Hizbullah dan Iran dalam konflik dalam negeri Suriah semakin memperjelas inti permasalahan yang terjadi. Iran dan Hizbullah – dengan akidah Syiahnya – membantu rezim Bashar Assad dalam memerangi warganya sendiri yang ingin terbebas dari pemerintahan diktator Assad.

Sudah lebih dari dua tahun krisis terjadi di Suriah dan dalam perkembangannya, kelompok Hizbullah dan Iran ikut bermain di dalam konflik tersebut. Kasus terakhir adalah berkaitan dengan serangan militer Assad yang dibantu Iran dan Hizbullah terhadap wilayah Qushair.

Menteri Luar Negeri Saudi Saud Al-Faisal menyebut bahwa campur tangan Teheran dalam krisis yang sedang berlangsung di Suriah adalah tindakan berbahaya dan tak bisa dibenarkan.

“Suriah kini tak lain merupakan wilayah yang terjajah” ucap Saud Al-Faisal.

Lebih lanjut, Arab Saudi mengatakan dunia seharusnya tidak membiarkan Iran dan kelompok militan Hizbullah mendukung pemerintah Presiden Suriah Bashar Assad, demikian seperti dikutip alarabiya, Rabu (27/6).

Saud al-Faisal juga mengatakan negaranya tidak bisa tinggal diam atas keterlibatan Iran dalam krisis tersebut. Pangeran Saudi ini juga menyerukan bantuan militer lebih  banyak bagi para pejuang Revolusi Suriah. (arc)

comments

Comments   

 
0 # Chairil anwar 2013-12-09 05:57
Kerajaan Malaysia lebih tegas:syiah bukan Islam"
Reply | Reply with quote | Quote
 

Add comment

Berita Nasional

4 Faktor Kemenangan Rakyat Gaza
Friday, 29 August 2014
article thumbnail

JAKARTA (gemaislam) – Akhirnya masyarakat Gaza merayakan kemenangan mereka setelah Israel mengakhiri agresi militernya. Hali ini tentu sangat menggembirakan serta membanggakan dimana rakyat Gaza den [ ... ]

More inindonesia news  
comments